Sejak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menerapkan Coretax sebagai sistem administrasi perpajakan terintegrasi, banyak Wajib Pajak mulai menyesuaikan diri dengan cara kerja yang baru. Salah satu hal yang paling sering dicari adalah cara cek NPWP di Coretax.
Kalau sebelumnya kamu mungkin terbiasa mengecek NPWP lewat DJP Online atau sistem lama, sekarang hampir semua layanan perpajakan, termasuk identitas pajak, sudah disatukan dalam Coretax. Integrasi ini memang membuat data lebih rapi dan transparan, tapi di awal juga menimbulkan banyak pertanyaan:
NPWP kamu masih aktif atau tidak? Apakah NIK sudah otomatis jadi NPWP? Kenapa data tidak muncul?
Baca juga: Cara Mengisi SPT Tahunan Terbaru di Coretax
Artikel ini akan membantu kamu memahami cara cek NPWP Coretax secara detail, arti status NPWP yang muncul, dan apa yang harus kamu lakukan jika menemukan kendala.
Di Coretax, konsep NPWP mengalami perubahan penting, terutama untuk Wajib Pajak Orang Pribadi. Sekarang, NIK digunakan sebagai identitas pajak yang terintegrasi dengan NPWP. Artinya, kalau kamu adalah Wajib Pajak Orang Pribadi, kamu tidak lagi menggunakan nomor NPWP terpisah seperti dulu, NIK kamu berfungsi sebagai NPWP.
Baca juga: Coretax: Pengertian, Manfaat, dan Fitur Pentingnya
Tujuan perubahan ini sederhana tapi besar dampaknya:
Sementara itu, untuk Wajib Pajak Badan, NPWP tetap digunakan dalam konteks entitas perusahaan, namun seluruh pengelolaannya, termasuk status, kewajiban, dan histori pajak, sekarang ditampilkan dalam satu akun Coretax.
Karena semua sudah terintegrasi, cek NPWP di Coretax bukan sekadar memastikan nomor pajak kamu ada, tapi juga untuk memastikan:
Baca juga: Cara Lapor PPN di Coretax: Panduan Lengkap untuk Pengusaha Kena Pajak
Bagian ini penting, karena ini yang paling sering dicari. Ikuti langkahnya pelan-pelan ya.
Pertama, buka coretaxdjp.pajak.go.id melalui browser di laptop atau ponsel kamu.
Pastikan kamu mengakses situs resmi DJP, bukan tautan dari pihak tidak dikenal, karena kamu akan masuk menggunakan data pribadi.
Login menggunakan akun Coretax kamu.
Baca juga: Panduan Coretax: Semua yang Wajib Pajak Perlu Tahu
Kalau kamu belum pernah login sama sekali, kemungkinan besar kamu perlu melakukan aktivasi akun terlebih dulu.
Setelah berhasil login, cari menu seperti “Profil Wajib Pajak” atau “Portal Saya”.
Di sinilah semua informasi identitas pajak kamu ditampilkan oleh sistem Coretax.
Menu ini penting karena menjadi “pusat data” kamu sebagai Wajib Pajak.
Di halaman profil, kamu bisa melihat:
Baca juga: Jenis-jenis Pajak serta Kemudahannya di Era Coretax
Pastikan nama dan nomor identitas sudah sesuai. Kalau ada perbedaan sedikit saja, sebaiknya langsung ditindaklanjuti.
Jika kamu butuh NPWP untuk keperluan administrasi (misalnya urusan kerja, perbankan, atau pelaporan pajak), kamu bisa menyimpan data ini sebagai referensi. Langkah kecil ini sering membantu kalau nanti kamu perlu klarifikasi data.
Kalau saat cek NPWP Coretax kamu mengalami kendala, tenang, kamu tidak sendirian. Beberapa masalah yang sering muncul antara lain:
Baca juga: Impersonate Coretax: Pengertian, Cara Penggunaan dan Tips Agar Lebih Aman
Dengan mengenali kendala ini sejak awal, kamu bisa menghindari masalah yang lebih besar di tahap pelaporan atau pembayaran pajak.
Saat kamu berhasil cek NPWP di Coretax, kamu akan melihat status tertentu. Ini artinya:
Baca juga: Simulator Coretax: Panduan Pengisian dan Contoh Penggunaan
Mengetahui arti status ini penting supaya kamu tidak salah langkah. Jangan sampai kamu mengira NPWP sudah siap dipakai, padahal statusnya belum sinkron.
Itu lah cara cek NPWP Coretax, arti setiap status, dan kendala yang mungkin muncul. Sekarang kamu bisa lebih siap menghadapi kewajiban pajak di sistem baru ini. Coretax memang mengubah banyak hal, tapi kalau kamu paham alurnya, justru pengelolaan pajak bisa jadi lebih rapi dan terkendali.