Mudik Lebaran tahun ini terasa sedikit berbeda. Kamu tidak perlu lagi memilih antara berangkat lebih awal atau menunggu kantor tutup, karena pemerintah resmi memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) di sekitar periode libur Idul Fitri 1447 H.
Artinya, kamu bisa bekerja dari rumah orang tua, dari kota kelahiran, bahkan dari tengah perjalanan mudik sekalipun, tanpa harus mengambil cuti tahunan. Tapi sebelum langsung packing, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami soal aturan dan jadwalnya.
Baca Juga: Contoh Dokumen yang Perlu Disiapkan Saat Mudik Lebaran
WFA atau Work From Anywhere adalah skema kerja fleksibel yang memungkinkan pegawai menjalankan tugasnya dari lokasi mana pun, tidak terbatas di kantor. Berbeda dengan WFH (Work From Home) yang mengharuskan kamu tetap di rumah, WFA memberikan kebebasan lokasi yang lebih luas.
Kebijakan ini bukan hal baru, tapi penerapannya di momen Lebaran 2026 memiliki tujuan yang spesifik: mengurai kepadatan arus mudik. Pemerintah merancang skema ini sebagai upaya memitigasi kemacetan parah serta mengurai konsentrasi massa pada puncak arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H. Dengan lebih banyak pekerja yang bisa mudik lebih awal atau pulang lebih lambat, kepadatan di jalan raya dan transportasi umum diharapkan dapat tersebar lebih merata.
Yang paling penting untuk dipahami sejak awal: WFA bukan libur tambahan. Kamu tetap bekerja, tetap punya tanggung jawab, hanya saja lokasinya yang fleksibel.
Total ada lima hari pelaksanaan WFA libur lebaran yang terbagi menjadi dua periode. Berikut rinciannya:
Senin, 16 Maret 2026 dan Selasa, 17 Maret 2026, dua hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi. Ini kesempatan untuk mudik lebih awal tanpa harus cuti.
Rabu, 25 Maret 2026, Kamis, 26 Maret 2026, dan Jumat, 27 Maret 2026, tiga hari setelah libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. Kamu bisa tinggal lebih lama di kampung halaman sebelum arus balik memuncak.
Di antara dua periode itu, total 7 hari libur berturut-turut berlaku dari 18 hingga 24 Maret 2026, mencakup libur Nyepi dan Idul Fitri.
Bagi Aparatur Sipil Negara, kebijakan ini diatur secara resmi melalui Surat Edaran Menteri PANRB No. 2/2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pimpinan instansi diberikan kewenangan untuk mengatur proporsi pegawai yang bekerja dari lokasi lain dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan pelayanan publik.
Untuk sektor swasta, kebijakan ini ada dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/II/2026 tentang Pelaksanaan Kerja Dari Lokasi Lain Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Sifatnya imbauan, sehingga penerapannya tetap bergantung pada kebijakan perusahaan. Yang pasti, upah selama WFA tetap diberikan sesuai gaji yang telah disepakati, dan WFA tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan.
Tidak semua pekerja bisa menikmati WFA. Kebijakan WFA dapat dikecualikan untuk beberapa sektor tertentu, seperti sektor kesehatan, logistik, transportasi, keamanan, perhotelan, pusat belanja, manufaktur, dan sektor esensial lainnya yang berkaitan langsung dengan produksi atau pabrik.
WFA di tengah suasana Lebaran memang terdengar ideal, tapi tantangannya nyata. Sinyal tidak stabil, ruang kerja yang tidak kondusif, hingga godaan ngobrol berjam-jam bersama keluarga bisa membuat produktivitas terganggu. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
Kamu tidak perlu ruangan khusus, tapi pastikan ada sudut yang cukup tenang dan minim gangguan. Komunikasikan ke keluarga bahwa ada jam-jam tertentu di mana kamu perlu fokus bekerja.
Tanpa batasan waktu yang jelas, WFA bisa terasa seperti kerja tanpa henti, atau tidak kerja sama sekali. Tentukan jam mulai dan selesai seperti hari kerja biasa, lalu disiplin menjalankannya.
Cek kualitas sinyal di kampung halaman kamu. Jika kurang stabil, siapkan opsi cadangan seperti kartu SIM lain atau tethering. Unduh file penting sebelum berangkat agar bisa diakses offline.
Saat WFA, kamu mungkin perlu menandatangani dokumen, mengakses arsip, atau mengirim file penting. Pastikan semuanya tersimpan di platform yang bisa diakses dari mana saja, bukan hanya di komputer kantor. Aplikasi all in one seperti VIDA App bisa membantu kamu menandatangani dokumen secara digital tanpa perlu kembali ke kantor.
Atasan dan rekan kerja tidak bisa memantau kamu secara langsung. Jadilah yang pertama memberikan update, baik lewat pesan singkat, email, maupun tools manajemen proyek yang digunakan tim kamu.
Baca Juga: Contoh Dokumen Digital yang Harus Kamu Ketahui
Kebijakan WFA Lebaran 2026 adalah bentuk pengakuan bahwa pekerjaan tidak harus selalu terikat pada satu tempat. Kamu bisa tetap profesional sambil menikmati momen bersama keluarga, asal persiapannya matang.
Pahami jadwal dan aturan yang berlaku, kenali batasanmu, dan jangan lupa: WFA bukan alasan untuk hilang dari radar kerja. Justru dengan persiapan yang tepat, kamu bisa menjadi bukti bahwa produktivitas tidak mengenal jarak.
Selamat mudik, dan selamat bekerja dari kampung halaman!