PRESS RELEASE | VIDA DIGITAL IDENTITY

Jaga THR Kalian! Penipuan Digital Semakin Berevolusi, VIDA Serukan ‘Jangan Asal Klik’

Written by VIDA | 2026 Mar 7 00:30:00

Jakarta, 7 Maret 2026 – Modus penipuan digital terus berevolusi dengan cara yang semakin canggih. Mulai dari deepfake AI yang memalsukan wajah dan suara, fake Base Transceiver Station (BTS) yang mengirimkan pesan palsu secara massal dan tampak seolah berasal dari institusi resmi, hingga malware berbahaya yang mampu menyusup dan menyadap perangkat pengguna. Pertanyaannya, apakah sistem pertahanan kita telah cukup adaptif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang ini?

 

Menjawab tantangan tersebut, VIDA sebagai penyedia solusi digital identity dan fraud prevention terdepan di Indonesia menegaskan bahwa penipuan digital kini tidak lagi bersifat sporadis, melainkan semakin terorganisir dan terindustrialisasi. Dalam podcast Kasisolusi bertajuk “80% Penipuan OTP Naik Saat Musim THR!? Ini Modus Phishing yang Bikin Rekening Ludes!!”, VIDA mengungkap bahwa praktik penipuan telah berevolusi dari aksi individu menjadi jaringan yang terstruktur.

 

“Penipuan selalu beradaptasi. Setiap kali sistem pertahanan diperkuat, pelaku menguji ulang, menyesuaikan teknik, dan kembali dengan metode yang lebih kompleks dan sistematis. Mereka memanfaatkan celah keamanan, kelemahan literasi digital masyarakat, serta momentum tertentu untuk melancarkan aksinya,” ungkap Niki Luhur, Founder & Group CEO VIDA.

 

Berdasarkan data internal VIDA, sepanjang tahun 2025 lonjakan kasus penipuan paling banyak terjadi menjelang dan saat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Momentum ini ditandai dengan meningkatnya aktivitas transaksi dan mobilitas masyarakat, yang secara tidak langsung membuka lebih banyak celah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.