otp

Feb 27, 2026

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital

Penggunaan OTP cukup rentan disalahgunakan dalam pengambilalihan akun. Simak cara mencegahnya dan mengapa metode lama tak lagi cukup serta solusi amannya.

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital

Kode OTP pernah dianggap sebagai pengaman tambahan dalam transaksi digital. Namun hari ini, metode berbasis SMS ini justru menjadi salah satu celah yang paling sering dimanfaatkan dalam berbagai kasus pengambilalihan akun.

 

Dalam whitepaper The State of Authentication and Account Takeovers in Indonesia, disebutkan bahwa 84% bisnis melaporkan insiden keamanan yang berkaitan dengan SMS OTP, termasuk SIM swap dan phishing. Angka ini menunjukkan bahwa sistem verifikasi lama tidak lagi sekuat yang dibayangkan.

Mengapa Kode Verifikasi Ini Rentan Disalahgunakan?

Serangan modern jarang dimulai dengan peretasan sistem. Banyak kasus justru bermula dari manipulasi psikologis. Beberapa pola yang sering terjadi:

  • Pelaku mengaku sebagai pihak bank atau layanan resmi
  • Korban diarahkan ke tautan palsu yang menyerupai situs asli
  • Nomor ponsel dialihkan melalui teknik SIM swap
  • Malware membaca pesan masuk secara diam-diam

Whitepaper yang sama juga mencatat bahwa 7 dari 10 kasus serangan siber melibatkan akses tidak sah dari perangkat atau lokasi asing. Ketika kredensial dan kode enam digit berhasil diperoleh, akun dapat diambil alih dalam waktu singkat.

Langkah Penting untuk Mencegah Penyalahgunaan Kode Enam Digit

Menghadapi penipuan berbasis verifikasi SMS membutuhkan kombinasi kewaspadaan dan sistem keamanan yang lebih kuat. Beberapa langkah dasar yang tetap relevan:

  • Tidak pernah membagikan kode verifikasi kepada siapa pun
  • Menghindari klik tautan yang tidak jelas sumbernya
  • Waspada terhadap pesan atau telepon bernada mendesak
  • Memastikan aplikasi resmi selalu diperbarui

Namun langkah individu saja tidak cukup. Sistem autentikasi juga perlu ditingkatkan.

Ketika Autentikasi Tradisional Tidak Lagi Cukup

Banyak organisasi sudah menerapkan multi-factor authentication (MFA). Tetapi data menunjukkan bahwa 90% organisasi yang sudah memiliki MFA tetap mengalami Account Takeover, karena metode seperti SMS OTP masih dapat di bypass.

 

Masalah utamanya sederhana yaitu metode berbasis pesan singkat hanya membuktikan kepemilikan nomor, bukan memastikan bahwa perangkat dan pengguna benar-benar sah. Beberapa negara bahkan mulai beralih dari autentikasi berbasis SMS menuju pendekatan yang lebih kuat seperti device-based authentication dan biometrik.

Mengapa Keamanan Digital Butuh Lapisan Lebih Kuat?

Di era AI dan deepfake, risiko tidak lagi berhenti pada pencurian kata sandi. Manipulasi identitas dan rekayasa sosial membuat sistem lama semakin mudah ditembus. Pendekatan modern biasanya menggabungkan:

  • Verifikasi perangkat terpercaya
  • Autentikasi berbasis kriptografi (PKI)
  • Biometrik dengan liveness detection untuk memastikan kehadiran pengguna secara real-time

Penjelasan lengkap mengenai tren pengambilalihan akun dan kelemahan autentikasi lama dapat dibaca dalam whitepaper The State of Authentication and Account Takeovers in Indonesia.

 

Penipuan berbasis kode OTP bukan sekadar masalah kelalaian individu. Ini adalah konsekuensi dari metode keamanan yang tidak berevolusi secepat teknik serangan. Jika sistem masih mengandalkan pesan singkat sebagai benteng utama, celah akan tetap ada. Keamanan digital hari ini membutuhkan lebih dari sekadar enam digit angka.

Latest Articles

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital
otp

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital

Penggunaan OTP cukup rentan disalahgunakan dalam pengambilalihan akun. Simak cara mencegahnya dan mengapa metode lama tak lagi cukup serta ...

Februari 27, 2026

Fraud Detection System Bank: Peran dan Cara Kerjanya
bank

Fraud Detection System Bank: Peran dan Cara Kerjanya

Semakin canggihnya penipuan di era digital, sistem deteksi fraud di bank perlu lebih adaptif. Simak cara kerja dan mengapa pendekatan lama ...

Februari 25, 2026

Kasus Fraud di Indonesia: 5 Pola yang Semakin Sulit Dideteksi
cybersecurity

Kasus Fraud di Indonesia: 5 Pola yang Semakin Sulit Dideteksi

Bentuk kasus-kasus fraud di Indonesia bergeser ke manipulasi identitas. Pelajari lima ancaman utama berikut yang dapat memengaruhi digital ...

Februari 25, 2026