Sejak sistem perpajakan Indonesia beralih ke Coretax DJP, hampir seluruh proses administrasi pajak dilakukan secara digital. Mulai dari pengisian SPT, pengelolaan data Wajib Pajak, hingga pengesahan dokumen, semuanya kini terpusat dalam satu sistem.
Dokumen pajak tidak cukup hanya diisi dan dikirim, tetapi juga harus ditandatangani secara sah agar diakui oleh sistem dan memiliki kekuatan hukum. Nah, di sinilah kamu sebagai Wajib Pajak bisa bertemu dengan istilah sertifikat elektronik.
Baca juga: Panduan Coretax: Semua yang Wajib Pajak Perlu Tahu
Mungkin kamu sempat bertanya, sebenarnya apa fungsi sertifikat elektronik di Coretax? Apakah sama dengan kode otorisasi? Dan bagaimana cara mendapatkannya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Pengertian Sertifikat Elektronik di Coretax
Sertifikat elektronik adalah identitas digital resmi yang digunakan untuk memverifikasi identitas saat tanda tangan digital atau autentikasi dokumen elektronik. Dalam konteks Coretax, sertifikat elektronik berfungsi untuk memastikan bahwa dokumen pajak benar-benar ditandatangani oleh pihak yang berwenang.
Berbeda dengan tanda tangan manual, sertifikat elektronik terikat langsung pada identitas (NIK/NPWP), tidak bisa dipalsukan atau diubah tanpa jejak, dan dapat diverifikasi kapan saja melalui sistem.
Baca juga: Cara Lapor PPN di Coretax: Panduan Lengkap untuk Pengusaha Kena Pajak
Dengan kata lain, sertifikat elektronik membantu Coretax memastikan bahwa setiap tindakan yang kamu lakukan, dari pelaporan hingga pengesahan, memiliki kepastian identitas dan keabsahan hukum.
Perbedaan Sertifikat Elektronik dan Kode Otorisasi di Coretax
Salah satu hal yang sering membingungkan adalah perbedaan antara sertifikat elektronik dan kode otorisasi. Keduanya sama-sama digunakan dalam proses persetujuan di Coretax, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.
Kode Otorisasi
Kode otorisasi adalah persetujuan berbasis kode (misalnya OTP) yang digunakan untuk mengesahkan tindakan tertentu di Coretax. Metode ini bersifat praktis dan biasanya digunakan untuk kebutuhan persetujuan yang lebih sederhana.
Baca juga: Coretax: Pengertian, Manfaat, dan Fitur Pentingnya
Kode otorisasi membantu memastikan bahwa tindakan dilakukan oleh pemilik akun, namun tidak selalu berfungsi sebagai identitas digital jangka panjang seperti sertifikat elektronik.
Sertifikat Elektronik
Nah, perbedaan utamanya terletak pada tingkat verifikasi dan fungsi hukum. Sertifikat elektronik berperan sebagai identitas digital resmi yang:
- Digunakan untuk tanda tangan digital
- Meninggalkan jejak audit yang lebih kuat
- Lebih relevan untuk dokumen bernilai hukum tinggi
Sementara itu, kode otorisasi lebih bersifat sebagai lapisan keamanan tambahan dalam proses persetujuan.
Keduanya sama-sama penting, hanya digunakan untuk kebutuhan yang berbeda. Jadi, bukan soal mana yang lebih baik, tapi mana yang paling sesuai dengan konteksnya.
Cara Mendapatkan Sertifikat Elektronik untuk Coretax
Dari penjelasan di atas, kita bisa memahami bahwa sertifikat elektronik Coretax membantu memastikan proses perpajakan berjalan aman, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lalu, bagaimana cara mendapatkan sertifikat elektronik yang bisa digunakan di Coretax? Sertifikat elektronik diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) resmi yang diakui negara. Sertifikat inilah yang digunakan untuk kebutuhan tanda tangan digital, termasuk di ekosistem Coretax.
Baca juga: Cara Mengisi SPT Tahunan Terbaru di Coretax
- Daftar dan verifikasi akun VIDA
Mulai dengan membuat akun VIDA menggunakan KTP, lalu lakukan verifikasi identitas sesuai ketentuan untuk mendapatkan akses sertifikat elektronik. - Login ke Coretax DJP
Masuk ke Coretax menggunakan NIK atau NPWP, masukkan kata sandi, dan lengkapi captcha untuk mengakses akun kamu. - Akses menu permintaan sertifikat elektronik
Setelah berhasil login, navigasikan ke menu Portal Saya > Permintaan Kode Otorisasi/Sertifikat Elektronik. - Pilih VIDA sebagai penyedia sertifikat digital
Tinjau data yang terisi otomatis, pilih VIDA pada kolom Jenis Sertifikat Digital, masukkan NIK, centang persetujuan, lalu klik Simpan. Sertifikat elektronik VIDA kamu siap digunakan untuk menandatangani dokumen pajak di Coretax.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Sertifikat Elektronik
Meskipun praktis, penggunaan sertifikat elektronik tetap perlu dikelola dengan baik. Beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan antara lain masa berlaku sertifikat. Sertifikat elektronik memiliki periode aktif tertentu, sehingga perlu diperbarui sebelum kadaluarsa.
Selain itu, akses sertifikat tidak boleh dibagikan sembarangan. Karena sertifikat terikat pada identitas, penyalahgunaan akses dapat berdampak pada tanggung jawab hukum. Pastikan juga sertifikat digunakan sesuai kewenangan dan role kamu di Coretax.
Sertifikat Elektronik Coretax sebagai Fondasi Pajak Digital
Di era perpajakan digital, sertifikat elektronik menjadi fondasi keabsahan dokumen. Coretax sebagai sistem terintegrasi membutuhkan identitas digital yang jelas agar setiap proses dapat dipercaya dan diaudit.
Dengan memahami apa itu sertifikat elektronik Coretax, perbedaannya dengan kode otorisasi, serta cara mendapatkannya, kamu bisa lebih siap menjalani administrasi pajak secara digital. Bukan hanya lebih efisien, tetapi juga lebih aman dan sesuai regulasi.
Pada akhirnya, sertifikat elektronik membantu kamu memastikan satu hal penting: setiap dokumen pajak yang kamu tandatangani benar-benar sah, terlindungi, dan dapat dipertanggungjawabkan.