keamanan data

Jan 10, 2021

Dampak Negatif Bila Identitas Digital Tidak Dikelola dengan Baik

Identitas Digital harus dikelola dengan baik terutama dari sisi keamanan data

Identitas Digital harus dikelola dengan baik terutama dari sisi keamanan data

Identitas digital menjadi salah aset penting yang harus dikelola dengan baik oleh perusahaan. Sebab identitas digital tidak hanya menjaga rahasia penting perusahaan, tetapi juga bertujuan untuk melindungi operasional perusahaan agar tidak mudah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

 

Sebagai sebuah perusahaan Anda harus bisa mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi bila identitas digital tidak dikelola dengan baik. Apa saja hal bisa terjadi jika identitas digital tidak dikelola dengan baik? Berikut ulasannya.

 

Biaya Kerugian Akibat Downtime

Dampak pertama yang bisa dirasakan akibat buruknya pengelolaan identitas digital pada sebuah perusahaan adalah biaya yang harus dikeluarkan. Dalam sebuah laporan berdasarkan survei dari Keyfactor – Ponemon Institute Report di tahun 2019 lalu menyebutkan bahwa buruknya pengelolaan identitas identitas dapat menyebabkan downtime.

 

Penyebab dari downtime adalah karena identitas digital yang dimiliki perusahaan tidak dikelola dengan baik. Sehingga menyebabkan infrastruktur teknologi perusahaan rentan terhadap gangguan pihak luar seperti diretas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

 

Downtime tidak hanya dapat mengganggu operasional perusahaan tetapi juga mengakibatkan kerugian biaya. Ditaksir biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah perusahaan ketika mengalami downtime dan untuk menanggulanginya agar tidak terjadi adalah sebesar $67.2 juta.

 

Keamanan Data Menjadi Rentan

Selanjutnya, bila perusahaan tidak mengelola identitas digital akan rentan terjadi pencurian data. Padahal perlindungan keamanan data dan identitas digital di Indonesia sudah diatur dalam undang-undang. Salah satunya adalah Peraturan Menteri (Permen) No 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP). Salah satu dalam aturan tersebut adalah mengharuskan data yang ada pada sistem elektronik maupun digital haruslah terverifikasi. Terutama keakuratannya dengan menggunakan enkripsi.

 

Jika mengacu pada ketentuan di atas, maka perusahaan memang diwajibkan untuk melindungi keamanan data identitas digital yang ada. Bila hal ini abai, maka keamanan data sangatlah rentan terjadi pencurian data.  

 

Proses Otentikasi Terganggu

Tidak cukup hanya melakukan enkripsi, dalam pengelolaan identitas digital yang baik juga diperlukan proses otentikasi yang valid. Otentikasi sendiri secara sederhana bisa diartikan proses validasi dalam memeriksa kredensial pengguna. Dengan kata lain, apakah pengguna yang masuk ke dalam sebuah sistem atau database sudah cocok dengan algoritma yang dimiliki.

 

Biasanya, dalam perusahaan otentikasi menggunakan mekanisme possession atau identitas khusus bagi karyawan. Misalnya saja kartu SIM dan ID karyawan. Lalu, ada pula proses otentikasi inherence yakni proses otentikasi yang menggunakan fitur biometrik fisik seseorang. Seperti sidik jari, pemindaian retina, hingga pemindaian suara.

 

Ketika identitas digital dalam perusahaan tidak dikelola dengan baik, maka sinkronisasi pada saat otentikasi bisa terganggu akibat akurasi yang buruk. Sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para karyawan bahkan bisa menghambat proses kerja di perusahaan.

 

Kredibilitas Perusahaan Dipertanyakan

Dampak negatif lain dari pengelolaan identitas digital yang buruk dalam sebuah perusahaan adalah, hilangnya kredibilitas. Dalam bisnis, reputasi perusahaan adalah hal yang penting untuk diperhatikan.

 

Kerahasiaan data yang merupakan aset perusahaan harus dijaga dengan baik. Bila perusahaan gagal menjaga kerahasiaan data, perusahaan bisa dipandang tidak kredibel dan tidak kompeten. Apalagi jika perusahaan merupakan bisnis yang berkaitan dengan finansial, kesehatan dan data sensitif lain yang dimiliki oleh nasabah atau pasien.

 

Bisa Anda bayangkan ketika pengelolaan identitas digital di perusahaan tersebut sangat buruk. Maka, secara perlahan kredibilitas perusahaan akan menurun. Sebab, masyarakat menilai perusahaan dirasa kurang mampu menjaga kerahasiaan data. Apalagi ketika data tersebut dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal itu pun akan membuat konsumen maupun nasabah bahkan mitra bisnis Anda beralih ke kompetitor dan meninggalkan perusahaan Anda.

 

Dari ilustrasi di atas tampak bahwa pengelolaan identitas digital begitu penting bagi perusahaan. Dengan pengelolaan identitas digital yang baik, perusahaan bisa mengantisipasi kerugian besar yang bisa terjadi akibat operasional yang terganggu. Selain itu perusahaan juga bisa menjaga reputasi sebagai perusahaan yang bisa diandalkan dan amanah terhadap data.

 
 

Baca juga: Akreditasi WebTrust VIDA: Jaminan Keamanan Identitas Digital untuk Pelaku Bisnis dan Konsumen

VIDA - Verified Identity for All. VIDA provides a trusted digital identity platform.

Latest Articles

What Is Account Takeover Fraud and Why Is It Surging Across Industries?
account takeover

What Is Account Takeover Fraud and Why Is It Surging Across Industries?

Learn what account takeover fraud is, how ATO attacks exploit weak authentication, and proven account takeover prevention strategies to sto...

July 09, 2026

How to Prevent Deepfakes: A Complete Guide to Detection and Defense
identity verification

How to Prevent Deepfakes: A Complete Guide to Detection and Defense

Learn how to prevent deepfakes with liveness detection, AI-powered deepfake detection, and identity verification strategies that stop AI-ge...

July 08, 2026

What Is Biometric Authentication? A Complete Guide to Identity Security
verifikasi identitas

What Is Biometric Authentication? A Complete Guide to Identity Security

Learn what biometric authentication is, how fingerprint and facial recognition work, and why liveness detection and multi-factor authentica...

July 05, 2026