deepfake

Mei 10, 2024

Ini Cara Deepfake Tipu Klaim Asuransi Kesehatan

Deepfake yang merupakan produk AI berupa gambar, video, dan audio palsu telah menjelma menjadi ancaman yang mengintai proses verifikasi biometrik di dalam aplikasi asuransi. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan peningkatan pendapatan premi industri asuransi di Indonesia sebesar 3,56% (YoY), mencapai 290,21 triliun rupiah dari Januari hingga November 2023. 

Peningkatan pendapatan premi yang disertai dengan meningkatnya risiko penyalahgunaan data pribadi seharusnya menjadi perhatian bagi industri asuransi. Salah satu ancaman yang mengintai adalah penipuan deepfake. Meski teknologi ini sudah banyak digunakan untuk membuat konten hiburan, deepfake telah menjadi alat penipuan baru yang mengancam keamanan proses verifikasi. 

Apa saja penipuan deepfake yang bisa terjadi pada industri asuransi? 

Kerugian Deepfake untuk Klaim Asuransi 

1. Rekam Medis Palsu 

Deepfake dapat digunakan untuk menciptakan rekam medis palsu, termasuk rekam medis elektronik (EMR), yang sangat penting dalam menentukan validitas klaim asuransi. Manipulasi rekam medis menyebabkan diagnosis yang tidak akurat, kesalahan diagnosis, bahkan klaim palsu kondisi medis, yang mengakibatkan kerugian finansial dan berpotensi merugikan kesehatan individu yang terlibat.

2. Bukti Kesehatan Palsu: 

Selain rekam medis palsu, deepfake juga berpotensi digunakan untuk menciptakan diagnosis palsu. Penipu dapat menyamar menjadi pasien lalu memberikan foto, video, atau rekaman audio palsu untuk mendukung atau menolak klaim asuransi. Manipulasi ini lalu memicu kesalahpahaman antara pasien dan pihak asuransi yang juga akan menciptakan kerugian finansial.

3. Pencurian Identitas

Sama seperti manipulasi rekam medis, deepfake juga bisa disalahgunakan untuk mengumpulkan data pribadi pasien melalui akses akun tidak sah ke dalam aplikasi asuransi. Data pribadi ini kemudian dipakai untuk membobol akun lain seperti bank. 

Cara Mencegah Penipuan Klaim Asuransi 

1. Memperkuat  keamanan verifikasi identitas dan otentikasi 

Verifikasi identitas terjadi ketika pengguna baru mendaftar aplikasi asuransi. Verifikasi dilakukan dalam beberapa tahap, yakni memasukkan identitas pribadi (KTP) dan biometrik wajah. Karena melibatkan identitas pribadi, verifikasi membutuhkan sistem yang kuat agar hanya pengguna sah yang bisa mengakses akun. Keamanan yang sama juga harus diterapkan pada autentikasi. Proses ini terjadi ketika pengguna terdaftar hendak melakukan tindakan seperti mengunggah rekam medis, mengeklaim asuransi, maupun membayar polis. 

2. Implementasi tanda tangan digital 

Penggunaan tanda tangan digital dalam asuransi kesehatan menawarkan cara yang aman dan efisien untuk menandatangani dokumen elektronik. Tanda tangan digital yang sah untuk dokumen penting bukanlah tanda tangan yang bisa sembarangan dibuat, melainkan harus memiliki Sertifikat Elektronik. Sertifikat ini memiliki konfigurasi yang dapat dihubungkan dengan data pribadi yang telah diverifikasi saat mendaftar. Tanda tangan digital dibutuhkan untuk rekam medis, surat registrasi pasien, hingga formulir klaim asuransi. 

Pentingnya Identitas Digital untuk Mencegah Penipuan Klaim Asuransi 

Meningkatnya deepfake dalam layanan kesehatan dan klaim asuransi sangat mempengaruhi integrasi kedua jasa tersebut. Hal ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan asuransi, tetapi juga merusak kepercayaan antara pemegang polis dan penyedia asuransi kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi asuransi untuk memperkuat keamanan aplikasi mereka untuk mencegah akses tidak sah ke dalam akun pemegang polis. 

Jangan biarkan rekam medis dan data pribadi jatuh ke tangan penipu berkedok deepfake. Baca lebih lengkap tentang Verifikasi dan Tanda Tangan Digital.

Latest Articles

SMS OTP: Teknologi yang Sudah Berumur 30 Tahun. Amankah?
verifikasi identitas

SMS OTP: Teknologi yang Sudah Berumur 30 Tahun. Amankah?

SMS OTP semakin rentan terhadap phishing dan SIM swap. Kenali resikonya dan alasan banyak institusi mulai beralih ke teknologi yang lebih a...

Februari 28, 2026

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital
otp

Cara Mengatasi Penipuan Kode OTP di Era Serangan Digital

Penggunaan OTP cukup rentan disalahgunakan dalam pengambilalihan akun. Simak cara mencegahnya dan mengapa metode lama tak lagi cukup serta ...

Februari 27, 2026

Fraud Detection System Bank: Peran dan Cara Kerjanya
bank

Fraud Detection System Bank: Peran dan Cara Kerjanya

Semakin canggihnya penipuan di era digital, sistem deteksi fraud di bank perlu lebih adaptif. Simak cara kerja dan mengapa pendekatan lama ...

Februari 25, 2026