AI Dipakai untuk Penipuan Transaksi, Pembajakan Akun, Hingga Pembuatan Dokumen Palsu!

 

Screen Shot 2025-05-30 at 11.13.56-1

Whitepaper VIDA membongkar bagaimana teknologi AI menjadi alat untuk melakukan penipuan deepfake, phishing, hingga pemalsuan dokumen. Laporan ini mengungkap 4 penipuan digital paling berbahaya, contoh kasus, dan langkah konkret untuk menghadapinya.

Beberapa temuan penting:

  • 84% Bisnis di Indonesia Mengalami Penipuan Identitas
    Penipuan identitas menggunakan deepfake untuk menyamar, melakukan rekayasa sosial (social engineering), dan membuat identitas buatan.


  • 97% Bisnis Jadi Target Phishing
    Phishing menyerang bisnis yang berkaitan dengan data pribadi konsumen. Serangan ini datang lewat email, WhatsApp, atau situs tiruan yang terlihat “resmi".

  • 9 dari 10 Bisnis Menghadapi Upaya Pembobolan Akun Pengguna Mereka
    Rata-rata disebabkan lemahnya sistem otentikasi seperti password dan OTP.


  • e-KYC Saja Tidak Cukup untuk Mencegah Penipuan AI
    Banyak bisnis merasa aman hanya karena sudah pakai e-KYC. Padahal diperlukan juga otentikasi dan deteksi fraud selama transaksi.


  • Solusi VIDA Mencegah 99,9% Penipuan Identitas
    Mencegah hingga 99,9% upaya penipuan secara signifikan mengurangi kerugian finansial dan mengurangi biaya operasional.


    Download whitepaper untuk mengetahui lebih lanjut.
 

Please fill out the form below to download the whitepaper