fintech

Jul 17, 2022

Seperti Apa Tanda Tangan Digital yang Aman Digunakan?

Tanda tangan digital memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan fisik di mata hukum.

Tanda tangan digital memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan fisik di mata hukum.
Tanda tangan digital memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan fisik di mata hukum
 

Tanda tangan digital sebenarnya terdiri dari berbagai macam, tergantung dari tingkat keamanannya. Salah satunya adalah tanda tangan fisik yang dipindai atau di-scan, lalu ditempelkan pada dokumen tertentu.

 

Mungkin, saat ini masih banyak orang yang menggunakan tanda tangan digital hasil dari proses scan. Apalagi, tanda tangan elektronik ini sangatlah mudah dibuat. Tanda tangan hasil pindai ini diakui oleh hukum. Hanya saja, tingkat keamanannya sangatlah rendah.

 

Tanda tangan fisik yang di-scan sangat mudah digandakan atau dipalsukan dan sulit untuk dibuktikan keasliannya. Sebab, tanda tangan digital hasil scan tidak dilengkapi dengan metode enkripsi. Jadi, pihak lain bisa dengan mudah menggandakan dan menggunakannya tanpa ketahuan. Untuk membuktikan keasliannya pun Anda harus melakukan uji digital forensik.

 

Jadi, apakah tanda tangan scan sah atau tidak? Jawabannya adalah iya. Hanya saja kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakannya saat menandatangani berkas penting karena tanda tangan hasil scan kurang aman dan sulit diverifikasi keasliannya.

 

Tanda Tangan Digital yang Aman

Selain tanda tangan digital hasil scan, ada jenis tanda tangan digital lainnya, yaitu yang sudah dilengkapi dengan teknologi asymmetric cryptography. Selain itu, tanda tangan digital ini pun memiliki pasangan kunci public dan private.

 

Jenis tanda tangan digital ini dikeluarkan oleh Certificate Authority (CA). Tanda tangan digital yang tersertifikasi jauh lebih aman dan tidak mudah dipalsukan atau digandakan. Proses verifikasinya pun cukup mudah karena pemilik tanda tangan memiliki pasangan public dan private key.

 

Selain itu, tanda tangan digital yang tersertifikasi memiliki kedudukan hukum yang lebih kuat dibanding tanda tangan digital yang tidak tersertifikasi. Seperti tanda tangan digital yang diperoleh dari hasil scan, misalnya.

 

Dikarenakan lebih kuat secara hukum dan keamanannya, maka kami lebih merekomendasikan Anda untuk menggunakan tanda tangan digital yang dikeluarkan oleh Certificate Authority (CA).

 

Kesimpulannya, tanda tangan digital memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan fisik di mata hukum. Tapi, sekali lagi kami ingatkan untuk memilih tanda tangan digital yang telah tersertifikasi untuk menjaga keamanan dokumen penting Anda dan perusahaan.

 

VIDA - Verified Identity for All. VIDA provides a trusted digital identity platform.

Latest Articles

Fraud Doesn’t Care About Company Size, It Looks for Security Gaps
fraud

Fraud Doesn’t Care About Company Size, It Looks for Security Gaps

Fraud does not discriminate based on company size. It looks for the weakest points in a security system. Fraud-as-a-service makes these cyb...

September 17, 2026

Continuous Authentication: Why One-Time Verification Is No Longer Enough
identity verification

Continuous Authentication: Why One-Time Verification Is No Longer Enough

Initial verification alone cannot protect against account takeover. Continuous authentication, powered by device binding and behavioral ana...

September 08, 2026

Digital Identity Infrastructure: The Foundation of Indonesia’s Digital Economy
identity verification

Digital Identity Infrastructure: The Foundation of Indonesia’s Digital Economy

Indonesia’s digital economy is growing rapidly, but its identity infrastructure is falling behind. Niki Luhur explains why VIDA was built t...

September 07, 2026